Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tathriz Syarah Riyadush Shalihin Bab Mendermakan Harta

Gambar dari Google


Penerjemah : Ust. Nawi
Editor            : Hikam Fajri



[٥٥٧] وعن أَبي كبشة عمرو بن سعد الأنماري - رضي الله عنه - أنّه سمع رسول الله - صلى الله عليه وسلم - يقول: «ثَلاَثَةٌ أُقْسمُ عَلَيْهِنَّ، وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثاً فَاحْفَظُوهُ:
 مَا نَقَصَ مَالُ عَبْدٍ مِنْ صَدَقَةٍ، وَلا ظُلِمَ عَبْدٌ مَظْلَمَةً صَبَرَ عَلَيْهَا إلا زَادَهُ اللهُ عِزّاً، وَلا فَتَحَ عَبْدٌ بَابَ مَسألَةٍ إلا فَتَحَ اللهُ عَلَيْهِ بَابَ فَقرٍ - أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا -
وَأُحَدِّثُكُمْ حَديثاً فَاحْفَظُوهُ، قَالَ: «إنَّمَا الدُّنْيَا لأرْبَعَةِ نَفَرٍ: عَبْدٍ رَزَقَهُ اللهُ مَالاً وَعِلماً، فَهُوَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ، وَيَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ، وَيَعْلَمُ للهِ فِيهِ حَقَّاً، فَهذا بأفضَلِ المَنَازِلِ.
وَعَبْدٍ رَزَقهُ اللهُ عِلْماً، وَلَمْ يَرْزُقْهُ مَالاً، فَهُوَ صَادِقُ النِّيَّةِ، يَقُولُ: لَوْ أنَّ لِي مَالاً لَعَمِلتُ بِعَمَلِ فُلانٍ، فَهُوَ بنيَّتِهِ، فأجْرُهُمَا سَوَاءٌ.
وَعَبْدٍ رَزَقَهُ الله مَالاً، وَلَمَ يَرْزُقْهُ عِلْماً، فَهُوَ يَخبطُ في مَالِهِ بغَيرِ عِلْمٍ، لا يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ، وَلا يَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ، وَلا يَعْلَمُ للهِ فِيهِ حَقّاً، فَهذَا بأَخْبَثِ المَنَازِلِ.
وَعَبْدٍ لَمْ يَرْزُقْهُ اللهُ مَالاً وَلا عِلْماً، فَهُوَ يَقُولُ: لَوْ أنَّ لِي مَالاً لَعَمِلْتُ فِيهِ بعَمَلِ فُلاَنٍ، فَهُوَ بنِيَّتِهِ، فَوِزْرُهُمَا سَوَاءٌ» . رواه الترمذي، وقال: (حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحيحٌ) .

557. Dan dari Abu Kabsyah 'Amr bin Sa'd al Anmari radhiyallahu 'anhu bahwa dia pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Ada tiga yang aku bersumpah atasnya, dan aku akan menceritakan kepadamu satu hadits maka hendaklah kamu menghafalnya : Tidaklah harta seorang hamba berkurang lantaran shadaqah, dan tidaklah seorang hamba di zhalimi dengan satu kezhaliman yang dia bersabar atasnya melainkan Allah menambahnya kemuliaan, dan tidaklah seorang hamba membuka pintu meminta melainkan Allah membuka atasnya pintu kefakiran -atau kalimat yang semakna-. Dan aku akan menceritakan satu hadits maka hafallah ia, beliau bersabda : Dunia hanyalah milik empat golongan : seorang hamba yang Allah karuniai kepadanya harta dan ilmu lalu padanya dia bertakwa kepada Allah, dan padanya dia sambung silaturrahim, dan padanya dia mengetahui ada hak bagi Allah maka ini adalah kedudukan yang lebih utama. Dan seorang hamba yang Allah karuniai ilmu tapi Dia tidak karuniai kepadanya harta lalu dia benar dalam niatnya, dia berkata : Sekiranya bahwa aku memiliki harta tentu aku amalkan seperti amaln si fulan, lalu itu dengan niatnya maka ganjaran mereka berdua sama. Dan seorang hamba yang Allah karuniai kepadanya harta tapi Dia tidak karuniai ilmu, lalu dia menggunakan hartanya tanpa ilmu, padanya dia tidak bertakwa kepada Allah, dan padanya dia tidak sambung sillatrrahim, dan padanya dia tidak mengetahui hak bagi Allah maka ini adalah kedudukan yang paling buruk. Dan seorang hamba yang Allah tidak karuniai kepadanya harta dan ilmu, lalu dia berkata : Sekiranya bahwa aku memiliki harta tentu aku amalkan padanya seperti amalan si fulan, lalu itu dengan niatnya maka dosa mereka berdua sama". Telah diriwayatkan oleh at Tirmidzi, dan dia berkata hadits hasan shahih.

Keterangan :
قوله: «ما نقص مال عبد من صدقة» . يشهد له قوله تعالى: {وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ} [سبأ (٣٩) ] .

Perkataannya "Tidaklah harta seorang hamba berkurang lantaran shadaqah" manjadi syahid (penguat matan) baginya firmanNya Ta'ala "Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik." (Saba : 39).

قوله: «ولا ظلم عبد مظلمة فصبر عليها إلا زاده الله عزًّا» ، يشهد له قوله تعالى: {وَلَمَن صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الأُمُورِ} [الشورى (٤٣) ] .

Perkataannya "dan tidaklah seorang hamba di zhalimi dengan satu kezhaliman yang dia bersabar atasnya melainkan Allah menambahnya kemuliaan" menjadi syahid baginya firmanNya Ta'ala "Tetapi barangsiapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (asy Syura : 43).

قوله: «ولا فتح عبد باب مسألة إلا فتح الله عليه باب فقر» وهذا مشاهد بالحس ويشهد له قوله تعالى {يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنتُمُ الْفُقَرَاء إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ} [فاطر (١٥) ] .

Perkataannya "dan tidaklah seorang hamba membuka pintu meminta melainkan Allah membuka atasnya pintu kefakiran" dan ini ada beberapa syahid dengan inderawi, dan menjadi syahid baginya firmanNya Ta'ala "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji." (Fathir : 15).

قوله: «إنما الدنيا لأربعة ... » إلخ فالأول عَلِمَ وعَمِلَ صالحًا. والثاني: عَلِمَ وعزم على العمل الصالح لو قدر، فأجرهما سواء والثالث: لم يعْلَمْ ولم يعمَلْ في ماله صالحًا. والرابع: لم يعلَمْ وعزم على العمل السيِّئ، لو قدر على مال فوزهما سواء.

Perkataannya "Dunia hanyalah milik empat golongan..." dst, maka yang pertama : dia berilmu dan beramal shalih; kedua : berilmu dan bertekad beramal shalih sekiranya mampu maka ganjaran mereka berdua sama. Ketiga : tidak berlimu dan tidak beramal shalih pada hartanya; keempat : tidak berilmu dan bertekad beramal buruk sekirannya dia mampu atas harta maka dosa mereka berdua sama.

وقال بعض العارفين:
أربعة تعجبت من شأنهم ... ?? ... فالعينُ في فكرتهم ساهرة ... ???
فواحد دنياه مبسوطة ... ?? ... قد أوتي الدنيا مع الآخرة ... ??
وآخر دنياه مقبوضة ... ???? ... وبعدها آخرة وافرة ... ?????
وثالث دنياه مبسوطة ... ?? ... ليست له من بعده آخرة ... ???
ورابع أسقط من بينهم ... ?? ... ليست له دنيا ولا آخرة ... ???

Dan telah berkata sebagian orang bijak :
Ada empat (golongan) yang aku heran dengan perkara mereka...(yaitu) orang yang di dalam pikiran mereka ada sinar...

Pertama dunianya dibentangkan...sungguh dia telah didatangkan dunia bersama akhirat...

Kedua dunianya digenggam...dan setelahnya akhirat yang melimpah...

Ketiga dunianya dibentangkan....tidak ada setelahnya akhirat...

Keempat dijatuhkan dari antara mereka...tidak ada dunia baginya dam tidak pula akhirat..

قال الله تعالى: {انظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَلَلآخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَاتٍ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلاً} [الإسراء (٢١) ] .

Allah Ta'ala berfirman : "Perhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan akhirat lebih tinggi derajatnya dan lebih besar keutamaan." (Al Isra : 21).
Hikam Fajri ®
Hikam Fajri ® Gue Hikam Fajri orangnye suka ngopi. Hehe... Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran bisa langsung hubungin gue ke alamat Email [email protected]

Posting Komentar untuk "Tathriz Syarah Riyadush Shalihin Bab Mendermakan Harta"

Berlangganan via Email

close
close
Getfile