Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jika Allah Mencintai Hamba Dan Membencinya

Gambar dari Google
Penerjemah : Ust. Nawi


Jika Allah Mencintai Hamba Dan Membencinya

[٣٨٧] وعنه عن النَّبيّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: «إِذَا أَحَبَّ اللهُ تَعَالَى العَبْدَ، نَادَى جِبْريلَ: إنَّ الله تَعَالَى يُحِبُّ فُلاناً، فَأَحْبِبْهُ، فَيُحِبُّهُ جِبريلُ، فَيُنَادِي في أَهْلِ السَّمَاءِ: إنَّ اللهَ يُحِبُّ فُلاناً، فَأحِبُّوهُ، فَيُحِبُّهُ أهْلُ السَّمَاءِ، ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ القَبُولُ في الأرْضِ» . متفق عليه.

387. Dan darinya (Abu Hurairah), dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda : "Jika Allah Ta'ala telah mencintai hamba, Dia menyeru Jibril : Sesungguhnya Allah Ta'ala mencintai si fulan, maka cintailah dia, lalu Jibril mencintainya, lalu dia menyeru penhuni langit : sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah dia, lalu penghuni langit mencintainya, kemudian diletakkan baginya penerimaan di bumi". Muttafaq 'alaih.

وفي رواية لمسلم: قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم -: «إنَّ الله تعالى إذا أحب عبداً دعا جبريلَ، فقال: إنّي أُحِبُّ فلاناً فأحببهُ، فيحبُّهُ جبريلُ، ثمَّ ينادي في السماءِ، فيقول: إنَّ اللهَ يحبُّ فلاناً فأحبوهُ، فيحبُّهُ أهلُ السماءِ، ثمَّ يوضعُ لهُ القبولُ في الأرضِ، وَإِذَا أبْغَضَ عَبْداً دَعَا جِبْريلَ، فَيَقُولُ: إنّي أُبْغِضُ فُلاناً فَأبْغِضْهُ. فَيُبغِضُهُ جِبريلُ ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ: إنَّ الله يُبْغِضُ فُلاناً فَأبْغِضُوهُ، ثُمَّ تُوضَعُ لَهُ البَغْضَاءُ في الأَرْضِ» .

Dan di satu riwayat bagi Muslim : Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : Sesungguhnya Allah Ta'ala jika telah mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril, lalu berfirman : sesungguhnya aku mencintai si fulan, maka cintailah dia, lalu Jibril mencintainya, lalu dia menyeru (penghuni) langit, lalu berkata : Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia, lalu penghuni langit mencintainya, kemudian diletakkan baginya penerimaan di bumi, dan jika Dia telah membenci seorang hamba, Dia menyeru Jibril, lalu berfirman : Sesungguhnya aku membenci si fulan, maka bencilah dia, lalu Jibril membencinya, kemudian dia menyeru penghuni langit : Sesungguhnya Allah membenci si fulan maka bencilah dia, kemudian diletakkan baginya kebencian di bumi".

المراد بالقبول، الحب للعبد في قلوب أهل الدين والخير، قال الله تعالى: {إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَنُ وُدّاً} [مريم (٩٦) ] .

Yang dimaksud penerimaan adalah kecintaan bagi hamba di hati ahli agama dan orang-orang baik, Allah Ta'ala berfirman : "Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka)." (Maryam : 96).

(Tathriz Riyadush Shalihin : Bab Tanda Allah Mencintai Hamba).
Hikam Fajri ®
Hikam Fajri ® Gue Hikam Fajri orangnye suka ngopi. Hehe... Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran bisa langsung hubungin gue ke alamat Email [email protected]

Posting Komentar untuk "Jika Allah Mencintai Hamba Dan Membencinya"

Berlangganan via Email

close
close
Getfile