Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Permaisuri Dalam Khayal



Penulis : Hikam Fajri


Puisiku Dari Hati Yang Tak Menentu

Jikalau bunga mekar menunggu waktu, pikiranku tersipu malu menanti engkau duduk di pangkuanku seraya membelai wajah rahayumu. Andai kata waktu bisa ku miliki akan ku hadirkan engkau dalam wujud nan elok menembus halusinasi. Imajinasiku menggambarkan engkau bak bidadari.

Duhai Cakrawala yang membentang luas ! Bolehkah aku memanggil bayangnya dengan suara yang keras? Jika diperbolehkan hati ini akan merasa puas.

"Wahai angan-angan yang damai ! Duduklah bersamaku dengan segelas kopi menanti kehadirannya datang kemari, rapihkanlah pakaian kalian agar dia merasa nyaman tuk singgah disini." 'Coba rasakan ! Harum tubuhnya mulai tercium, tanda dia datang kesini penuh dengan senyum.'

Permaisuriku telah tiba, tapi aku melihat topeng-topeng berterbangan diluar sana, aku tak tahu yang mana permaisuriku diantara mereka. Duhai kasih ! Begitu samar kah dirimu untuk ku jamah walau dengan logika?.

Aku duduk terpaku dilantai yang dingin, mencoba meraba arusnya angin. Sunyi bukan berarti sendiri, sendiri pula tak harus sunyi, imajinasiku selalu bergejolak penuh harap agar engkau bisa menemani hati kecil ini.

Dinginnya suasana tak membuat kehangatan tentang memikirkan dirimu sirna walau wujudmu hanya dalam angan semata. Permaisuri khayalku, engkau adalah lamunan terindah dalam pikiranku, semoga engkau segera hadir dalam hidupku.

Segelas kopiku sudah hampir habis, aku akan tetap menunggumu dengan senyuman termanis. Semoga hari ini, esok, lusa, atau pun nanti engkau menjadi nyata agar yang membaca tulisan ini bukan sekadar tersenyum sinis. Terima kasih telah menemaniku dalam khayalan, ku harap tidak ada yang kebetulan.

#Ngopi
Hikam Fajri ®
Hikam Fajri ® Gue Hikam Fajri orangnye suka ngopi. Hehe... Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran bisa langsung hubungin gue ke alamat Email [email protected]

Posting Komentar untuk "Permaisuri Dalam Khayal"

Berlangganan via Email

close
close
Getfile