Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tata Cara Sholat Lengkap Dan Praktis

Gambar dari Shutterstock

Penulis      : KH. Ahmad Amar Syarif
Penasehat  : Ust. Nawi
Editor        : Hikam Fajri

Halaman 1


Pendahuluan

Sebelum masuk ke materi pembahasan saya akan memberikan sedikit kata sambutan, bahwa dalam berbuat apapun seyogianya kita harus memiliki dasar ilmu. Melakukan sesuatu apapun tanpa ilmu adalah kesalahan yang besar, mana mungkin kita bisa sampai ke tujuan tanpa tahu jalan ? Ilmu adalah sesuatu yang membuat semuanya menjadi seharusnya.

Taqlid atau fanatik buta mengikuti tanpa dasar ilmu sangat tercela dalam agama Islam, begitu pun dalam masalah sholat semuanya ada landasan hukum dan dalilnya. Sholat bukan sekadar gerakan seperti senam olahraga yang bisa semaunya dilakukan, tapi kita butuh panduan yang berlisensikan dalil untuk menjalankan.

Oleh karena itu, disini saya akan memberikan karya tulis dari ustadz sepuh di sebuah pondok pesantren yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu "KH. Ahmad Amar Syarif"  tentang tata cara sholat yang lengkap dan praktis dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, dan tidak lupa juga oleh penasehat saya dalam menulis artikel ini, yaitu ustadz Nawi. Semoga apa yang kita perbuat menjadi amal kebaikan diakhirat kelak. Allahumma aamiin.

Materi Pembahasan :
I. Sholat Shubuh

Sholat shubuh itu dua raka'at. Waktunya mulai terbit fajar sampai terbit matahari. Caranya dari awal sampai akhir akan dibahas dibawah ini ;

Raka'at Yang Pertama

  • Qiyam (قيام), artinya berdiri. Caranya berdiri menghadap kiblat dengan niat hendak sholat.
  • Takbiratul ihram (تكبيرة الاحرام), maksudnya takbir masuk sholat. Caranya, membaca takbir, yaitu الله اكبر a, artinya Allah Maha Besar, sambil mengangkat kedua tangan serta menghadapkan dua telapak tangan ke kiblat (tingginya sampai berhadapan dengan bahu), lalu turunkan dua tangan itu sambil memanjangkan takbir tadi, lalu letakan tangan kiri diatas dada, dan letakan tangan kanan diatas tangan kiri.
  • Membaca do'a iftitah (دعاء الافتتاح) artinya do'a pembukaan, yaitu ;


اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا

"Allah maha besar dengan sebesar besarnya. Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari".

----------------
a. HR. Thabrani, Bukhari, dan Muslim 

  •  Membaca ta'awwudz (تعوّذ), yaitu ;


اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيطَانِ الرَّجِيْمِ مِنْ هَمْزِهِ وَ نَفْخِهِ وَ نَفْثِهِ

"Aku berlindung (diri) kepada Allah dari gangguan setan yang terkutuk, yaitu dari gangguannya, kesombongannya dan hembusan (sya’ir dan sihir)nya".

---------------
Riwayat Ibnu Mundzir (boleh dibaca sampai ar-rajim).
  •  Membaca Basmallah, yaitu ;

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم b

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang".

--------------
b. Riwayat Daraquthni dan Hakim
  • Membaca Al-Fatihah (الفاتحة), yaitu ;

Sumber
 Artinya :
  1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,
  3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
  4. Pemilik hari pembalasan.
  5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
  • Membaca satu surah atau beberapa ayat dari Al-Qur'an, seperti surah al-Ikhlash ;

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
 اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
 لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
 وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Artinya :

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
  1. Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
  2. Allah tempat meminta segala sesuatu.
  3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. 
  4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
  • Ruku' (ركوع), artinya membungkukan badan. 
Caranya : angkatlah kedua tangan setinggi bahu, lalu turunkan dan bungkukan badan sehingga punggung menjadi sama datar dengan leher, dan letakan kedua tangan diatas lutut dengan merenggangkan jari-jarinya, sambil membaca الله اكبر dengan panjang mulai mengangkat tangan sampai meletakannya diatas lutut.


  • Didalam ruku' itu membaca tasbih, yaitu ;


سُبْحَانَ رَبِّيَ العَظِيْمِ

"Maha suci Tuhanku Yang Maha Besar".

  •  Bangkit dari ruku' sambil membaca tasmi' (تَسْمِيْع), yaitu ;
سَمِعَ اللّٰهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

"Semoga Allah mendengarkan (memperkenankan) orang yang memuji-Nya".
-------------------
Riwayat Bukhari dan Muslim

Caranya, angkatlah badan sambil mengangkat kedua tangan setinggi bahu serta hadapkan dua telapak tangan itu ke kiblat, lalu berdiri dengan bersedekap. Itu dinamakan i'tidal (اعتدال). Di dalam i'tidal membaca tahmid (تحميد), yaitu ;

ربنا لك الحمد
 
  "Wahai Tuhan kami ! Kepunyaan-Mu lah semua pujian"

  • Sujud (سجود), artinya tunduk ke bawah.
Caranya, membaca الله اكبر sambil tunduk meletakan dua lutut dibumi, lalu meletakan dua telapak tangan berbetulan dengan muka dan merapatkan jari-jarinya, lalu meletakan dahi dan hidung, dan memanjangkan takbir itu sampai meletakan dahi dan hidung dibumi.
  • Di dalam sujud itu membaca tasbih sujud, yaitu ;
سُبْحَانَ رَبِّيَ الاَعْلَيْ

"Maha Suci Tuhan ku yang Maha Tinggi".


  • Bangkit dari sujud yang pertama.
Caranya, bacalah الله اكبر  sambil mengangkat kepala dari bumi hingga duduk diatas telapak kaki kiri, dan tegakanlah kaki kanan diatas ujung jarinya serta taruh dua telapak tangan diatas dua paha, dan ratakan ujung jari dan ujung lutut.

Didalam duduk itu membaca do'a antara dua sujud sekali, yaitu ;

c رَبِّ اغْفِرْلِيْ٬ رَبِّ اغْفِرْلِيْ

 "Ya Tuhanku ! Ampunilah aku. Ya Tuhanku ! Ampunilah aku."
--------------------
c. Riwayat Bukhari dan Muslim
   Riwayat Ibnu Majah


  • Sujud yang kedua sambil takbir.
Caranya, sama dengan sujud yang pertama.

Didalam sujud yang kedua ini membaca tasbih sujud, yaitu ;

سُبْحَانَ رَبِّيَ الاَعْلَيْ


Rakaat Yang Kedua

Diraka'at yang kedua ini hanya disebutkan caranya dengan ringkas saja.
  • Qiyam (berdiri) kembali. Caranya, angkatlah kepala, tangan dan badan dari bumi sambil mengucap الله اكبر mulai mengangkat kepala sampai berdiri betul, lalu pelukan (sedekap) tangan didada.
Didalam qiyam itu membaca Bismillah, Al-Fatihah, surah atau ayat-ayat Al-Qur'an.

  • Ruku' sambil takbir.
Didalam ruku' itu membaca tasbih ruku'
  • Bangkit dari ruku' sambil membaca tasmi', yaitu 
سَمِعَ اللّٰهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
  •  I'tidal, didalam i'tidal itu membaca tahmid, yaitu 
ربنا لك الحمد
  • Sujud yang pertama sambil takbir. Didalam sujud itu membaca tasbih sujud
  • Bangkit dari sujud duduk sambil takbir. Didalam duduk diantara dua sujud itu membaca 
رَبِّ اغْفِرْلِيْ٬ رَبِّ اغْفِرْلِيْ
  • Sujud yang kedua sambil takbir. Didalam sujud itu membaca tasbih sujud.
  • Bangkit dari sujud yang kedua sambil takbir hingga duduk untuk membaca attahiyat sekali, yaitu
"Segala puji-pujian, segala ibadah, segala kebaikan milik Allah, mudah-mudahan kesejahteraan (turun) atas engkau wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya, mudah-mudahan kesejahtearaan (turun) atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang sholeh, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan rasul-Nya." (HR. Bukhari).

Lalu membaca sholawat sekali, yaitu ;


"Ya Allah ! Berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau memberi rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluargany, sebagaimana Engkau memberi keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ka'ab bin Ujrah).


Halaman : 1  2
Hikam Fajri ®
Hikam Fajri ® Gue Hikam Fajri orangnye suka ngopi. Hehe... Jika ada pertanyaan, kritik, atau saran bisa langsung hubungin gue ke alamat Email [email protected]

Posting Komentar untuk "Tata Cara Sholat Lengkap Dan Praktis"

Berlangganan via Email

close
close
Getfile